Bahaya Perut Buncit Untuk Kesehatan Dan Cara Mengatasinya

Bahaya Perut Buncit Untuk Kesehatan Dan Cara MengatasinyaPerut Buncit adalah merupakan akumulasi lemak di perut yang mengakibatkan peningkatan ukuran perut dan daerah di sekitar pinggang. Lemak dalam tubuh terbagi dalam dua jenis. Ada lemak subkutan, lapisan lemak yang terletak tepat di bawah kulit. Kemudian ada juga lemak visceral yang juga disebut lemak intra abdominal, yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut buncit Anda. Lemak ini akan dimetabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah, sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Bahaya Perut Buncit Untuk Kesehatan Dan Cara Mengatasinya

Bahaya Perut Buncit Untuk Kesehatan Dan Cara Mengatasinya

 

Maka dari itu, admin akan membagikan informasi dan artikel yang sangat erat hubungannya dengan Bahaya Perut Buncit Untuk Kesehatan Dan Cara Mengatasinya. Untuk lebih lengkapnya, langsung saja anda menyimak penjelasan berikut ini. Baca juga Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

  • Kematian Dini

Menurut Centers for Disease Control (CDC), sekitar 300.000 kematian per tahun di Amerika diperkirakan terjadi berkaitan dengan obesitas. Orang yang mengalami obesitas memiliki 50-100% peningkatan risiko kematian dini dibandingkan dengan orang dengan berat badan yang sehat.

  • Masalah Psikologis dan Sosial

Tidak heran mengapa banyak wanita mengutamakan penampilan fisiknya, ini karena masyarakat sendiri sering melihat tampilan luar daripada kepribadian seseorang. Cara pandang banyak orang seperti itulah yang kemudian membuat orang-orang (khususnya wanita) berperut buncit kemudian merasa dirinya kurang menarik.

Kehilangan rasa percaya diri adalah dampak psikologis yang terjadi karena dampak sosial. Hal ini kelihatannya sepele, namun banyak orang kemudian menjadi stres atau bahkan depresi sehingga mencoba diet mati-matian super ketat yang akhirnya hanya merugikan diri sendiri.

  • Dampak Sosial dan Psikologis

Dampak sosial merupakan dampak yang cukup menyakitkan, khususnya bagi wanita. Karena cara pandang masyarakat saat ini yang menekankan pada penampilan fisik. Bahwa memiliki perut langsing lebih menarik dari pada memiliki perut buncit. Sehingga mereka yang memiliki perut buncit merasa kurang menarik.

  • Kolesterol Tinggi

Lemak viseral jelas adalah yang paling berbahaya dan jika sudah menumpuk, maka senyawa peradangan pun akan keluar, berikut juga hormon yang mengganggu metabolisme tubuh. Sitokin adalah nama dari senyawa-senyawa peradangan dan senyawa tersebutlah yang mampu menjadi faktor penyebab peradangan ringan pada tubuh.

Asam lemak bebas juga dikeluarkan oleh lemak viseral di dalam tubuh dan senyawa ini kemudian masuk pada organ hati. Dari situlah ia menimbulkan serangkaian perubahan, seperti produksi kolesterol jahat yang meningkat dan ini otomatis membuat produksi kolesterol tinggi menurun. Inilah yang menjadi alasan mengapa perut buncit berpotensi menyebabkan penyakit kolesterol tinggi.

  • Diabetes

Kadar glukosa dalam darah meningkat dapat meningkatkan resiko diabetes. Lemak perut juga telah dikaitkan dengan gangguan metabolisme yang merupakan alasan lain penyebab diabetes. Kenaikan berat badan sebesar 5 – 10 kg dari berat badan yang sehat akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 sebesar dua kali lipat daripada orang yang tidak mengalami kelebihan berat badan.

  • Stroke

Ketika terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah oleh karena lemak yang menimbun pada perut dan bahkan juga pada aliran darah, pembekuan darah pun terjadi. Pembekuan darah ini adalah suatu kondisi yang kerap kali menjadi penyebab awal banyaknya kasus stroke. Awal mula selalu dari tekanan darah yang naik lebih dulu.

Tak hanya itu, kebiasaan merokok, kolesterol yang tinggi dan juga kurangnya olahraga mampu membuat perut buncit dan kemudian menyumbat atau mempersempit pembuluh darah. Jalannya darah yang tak lancar itulah kemudian bisa mengakibatkan stroke. Obesitas yang disertai perut buncit adalah faktor sekunder yang mampu mengakibatkan terjadinya stroke.

  • Gangguan Pernafasan

Terganggunya pernafasan saat tidur lebih umum terjadi pada orang gemuk. Obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya asma dan bronkitis berat, serta obesitas sindrom hipoventilasi dan insufisiensi pernapasan.

  • Penyakit Jantung

Rata-rata orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas akan menaikkan risiko terkena penyakit jantung. Timbunan lemak yang terlalu banyak di dalam tubuh, apalagi pinggang dan perut mampu meningkatkan potensi pembekuan lemak yang ada pada aliran darah sehingga darah tak bisa mengalir lancar ke seluruh organ tubuh.

Hal ini kemudian menjadikan organ jantung mengalami penurunan fungsi sebab kekurangan oksigen yang seharusnya dibawa oleh darah. Supaya menghindari jenis-jenis penyakit jantung yang termasuk di dalam bahaya dari perut buncit akibat lemak, maka amat disarankan untuk mengurangi berat badan. Ada banyak tips diet sehat dan jenis olahraga yang bisa diikuti supaya perut dapat dikecilkan.

Cara Mengecilkan Perut Buncit

Seperti yang telah diterangkan sebelumnya, lemak viseral adalah lemak yang banyak berperan pada timbulnya perut buncit. Berbeda dengan lemak subkutan yang berada dekat dengan kulit, lemak ini berada di sekitar organ dalam, sehingga sulit untuk dihilangkan.

Anda dapat mengencangkan otot perut Anda dengan sit-up atau gerakan lainnya, tetapi dengan hanya melakukan latihan-latihan itu tidak akan menyingkirkan perut buncit secara bermakna. Tetapi, cara mengecilkan perut buncit bisa Anda lakukan dengan memakai strategi kombinasi diet dan olahraga yang ditujukan untuk mengurangi berat badan dan mengurangi lemak tubuh total. Hingga saat ini intervensi yang khusus dapat menurunkan lemak viseral belum ada yang terbukti efektif.

Meskipun mengecilkan perut buncit bukan perkara mudah, Anda tetap perlu berusaha mengatasi perut buncit. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan.

  • Menerapkan Pola Diet Sehat

Mengurangi kebutuhan kaloiri bagi penderita obesitas merupakan langkah awal yang tepat untuk dilakukan. Kalori sangat berguna bagi tubuh yang dapat mengukur energi yang digunakan oleh tubuh kita. Kita mengkonsumsi makanan untuk mendapatkan energi dan nutrisi yang diperlukan dalam melakukan aktifitas sehari-hari, akan tetapi yang dkhawatirkan adalah, jika seseorang memakan lebih banyak kalori tentunya akan menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Maka dari itu, mengurangi jumlah asupan kalori wajib anda lakukan sebagai cara menurunkan berat badan yang paling dasar dalam program diet yang tengah anda lakukan.

  • Mengendalikan Rasa Lapar

Terjadinya obesitas dapat juga timbul dari sulitnya untuk mengendalikan rasa lapar pada diri kita. jika seseorang mampu mengendalikan makannya terutama bagi para penderita berat badan berlebih maka akan mudah untuk menurunkan obesitasnya. Selain itu cobalah untuk melakukan selingan minum teh hijau atau kopi tanpa gula pada saat makan.

3 hal diatas bisa Anda terapakan kapanpun saja, yang paling penting adalah jika Anda melakukannya dengan sungguh-sungguh dan penuh kenyakinan, tentu secara perlahan-lahan berat badan Anda akan semakin berkurang. Semoga berhasil dan juga bermanfaat informasi dari tipscantik.net mengenai menurunkan berat badan.

  • Kurangi konsumsi minuman beralkohol

Selain tidak baik untuk kesehatan, minuman beralkohol juga dapat menyebabkan perut Anda menjadi buncit.

  • Hindari stres karena dapat memicu perut buncit

Apabila Anda memiliki masalah, cobalah bermeditasi, lakukan relaksasi, dan berbincanglah dengan orang terdekat Anda.

  • Tidur yang cukup juga dapat membantu mengecilkan lemak pada perut

Lemak jaringan pada tubuh dapat berkurang jika tidur setidaknya 6-7 jam.

  • Perhatikan makanan yang dikonsumsi dan asupan kalorinya

Untuk meminimalisasi lemak pada perut, Anda perlu mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Konsumsi kalori setidaknya dikurangi 500-1000 kalori per hari dari total kebutuhan. Kurangi karbohidrat dan mulai mengonsumsi banyak sayuran, buah, produk susu rendah lemak, produk biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak.

  • Perbanyak aktivitas fisik

­Kurangnya aktivitas dapat membuat Anda kesulitan mengecilkan perut buncit. Mulai biasakan melakukan olahraga, dengan kombinasi latihan ketahanan dan cardio. Jika sudah tidak bisa melakukan aktivitas olahraga berat, cobalah rutin berjalan kaki atau yoga.

  • Minum kopi dan teh hijau

Kandungan kafein pada kopi dapat meningkatkan laju metabolisme hingga hampir 10% dan membantu membakar kalori lebih banyak. Sama halnya dengan teh hijau yang dapat mengurangi penyerapan lemak dan membantu sirkulasi glukosa.

  • Konsumsi makanan sehat

Bandingkan Konsumsi makanan yang kaya akan protein, vitamin C, serat, kalsium. Hal ini akan membantu anda menghindari timbunan lemak baru pada tubuh.

Hindari makanan yang bertipe kabohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana pada makanan sangat mudah dirubah menjadi lemak oleh tubuh. Maka jangan banyak-banyak makan makanan seperti nasi, roti putih, atau pasta. Sebagai gantinya Anda bisa memilih beras merah, kentang, Singkong atau makanan lain yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks.

Ganti makanan yang mengandung lemak jahat dengan lemak baik. Makanan yang termasuk lemak jahat yaitu, gorengan,mentega, keju, susu full cream, minyak sawit, roti, dan lainnya. Sedangkan yang termasuk ke dalam lemak baik (lemak tunggal tak jenuh) diantaranya kacang tanah, walnut, almond, alpukat, canola dan minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

  • Latihan Kardio

Ini adalah latihan yang sangat efektif bagi Anda yang ingin mengecilkan perut atau sedang diet. Latihan kardio mutlak diperlukan untuk memaksimalkan hasil. Beberapa contoh berlatih kardio adalah joging, bersepeda, renang, jalan kaki, dan lainnya.

Olahraga seperti joging, renang, dan bersepeda melibatkan banyak tubuh sehingga ini sangat efektif untuk membakar lemak tubuh. Khusus untuk lemak di sekitar perut, Lakukan olahraga yang menitik beratkan pada perut. Olahraga yang baik untuk mengecilkan perut yaitu berupa sit up, menggunakan hulahop, dan lainnya yang akan dibahas lebih detil pada artikel berikutnya.

Mengecilkan perut buncit memang bukanlah hal yang mudah, tapi bukan pula berarti Anda berhenti berusaha mengurangi lemak di dalam tubuh Anda. Mulailah untuk menjalani hidup sehat dengan menjaga konsumsi makanan Anda, mengubah gaya hidup, dan rajin melakukan olahraga.

Demikianlah postingan artikel yang membahas tentang Bahaya Perut Buncit Untuk Kesehatan Dan Cara Mengatasinya. Semoga bermanfaat, buat anda yang ingin menegcilkan perut buncitnya dengan cara yang sehat, benar dan tidak mengakibatkan resiko pada kesehatan tubuh anda.