Funsgi Air Lemak, Air, dan Alkohol pada Bahan Kosmetik

Funsgi Lemak, Air, dan Alkohol pada Bahan Kosmetik – Bahan dasar yang paling banyak digunakan dalam kosmetika adalah lemak, air, dan alkohol. Untuk itu kita perlu mengetahui secara detail fungsi dari masing-masing bahan-bahan kosmetik tersebut.

Baiklah, langsung saja anda menyimak ulasan artikel berikut. membahas tentang Funsgi Air Lemak, Air, dan Alkohol pada Bahan Kosmetik. Baca dan simaklah dengan sebaik-baiknya.

Funsgi Air Lemak, Air, dan Alkohol pada Bahan Kosmetik

Funsgi Air Lemak, Air, dan Alkohol pada Bahan Kosmetik

Fungsi Lemak pada Bahan Kosmetik

  1. Lemak dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit sehingga berfungsi sebagai pelindung (ptotective film) yang berguna untuk menghalangi terjadinya penguapan air sehingga mencegah terjadinya kekeringan pada kulit.
  2. Lemak memiliki sifat pembasah (wetting effect) bagi keratin, sehingga dapat berguna untuk pemeliharaan elastisitas kulit dan mempertahankan kulit agar tetap lembut dan halus.
  3. Lemak dapat melarutkan kotoran-kotoran seperti sisa-sisa make-up, oleh sebab itu baik digunakan dalam preparat pembersih.
  4. Jenis lemak tertentu seperti lemak hewani, nabati dan malam mudah diabsorpsi oleh kulit, sehingga merupakan bahan dasar yang baik untuk bahan-bahan aktif masuk ke dalam kulit.
  5. Lemak hewani dan lemak nabati tertentu mengandung bahan aktif seperti vitamin, hormon, dan lestin yang bermanfaat bagi kulit.

Fungsi Air pada Bahan Kosmetik

Air dapat diserap oleh kulit, tetapi daya penetrasi (daya serap) air dan bahan-bahan yang larut dalam air lebih rendah dibandingkan dengan lemak dan bahan-bahan yang larut dalam lemak. Daya penetrasi bahan-bahan yang larut dalam air, tergantung pada kandungan air (water content) stratum corneum, oleh sebab itu air bukan bahan dasar yang baik untuk mengantar bahan aktif masuk ke dalam kulit.

Air banyak digunakan dalam preparat pembersih, karena air mudah digunakan, dapat melunakkan stratum corneum dan dapat membersihkan kotoran yang larut dalam air. Air tidak memiliki daya pembasah kulit dan bukan merupakan bahan pembersih yang sempurna, oleh karena itu, untuk memperoleh efek pembersih yang sempurna perlu ditambahkan bahan dasar lain seperti minyak (cleansing cream), alkohol 20 – 40 % (skin freshener, face tonic) atau surfactant (sabun, deterjen).

Fungsi Alkohol pada Bahan Kosmetik

Alkohol merupakan bahan pelarut organik dalam kosmetika, seperti halnya eter, aseton, dan kloroform. Bahan-bahan tersebut cenderung dapat menimbulkan reaksi iritasi pada kulit. Pemakaian alcohol dalam jumlah yang dibolehkan (aman) untuk kosmetika adalah alcohol 20 – 40 % dengan bahan dasar air. Tujuan pemakaian alkohol tersebut adalah untuk :

  1. Meningkatkan permeabilitas kulit pada air.
  2. Mengurangi tegangan permukaan kulit sehingga meningkatkan daya pembasah air.
  3. Meningkatkan daya pembersih preparat terhadap kotoran yang berlemak.
  4. Bersifat sebagai astringent dan desinfektan.

Bahan dasar aktif yang sering ditambahkan ke dalam kosmetika antara lain vitamin, hormon ekstrak tumbuh-tumbuhan dan hewan, asam alpha hidroksil (AHA), merkuri, tretinoin, hidrokinon, dan hydrogen peroksida. Manfaat preparat tropikal yang mengandung bahan-bahan aktif adalah bahan aktif tersebut dapat diabsorpsikan oleh kulit, tidak mudah teroksidasi, berhasiat pada kulit, dan pemberian secara oral atau dengan cara lain tidak mungkin dilakukan.

Demikianlah postingan artikel mengenai Funsgi Air Lemak, Air, dan Alkohol pada Bahan Kosmetik. Semoga bermanfaat, dan pengetahuan serta wawasan anda semakin bertambah. Sekian dan terima kasih.