Indahnya Deret dan Baris di Depan Kamera

Indahnya Deret dan Baris di Depan Kamera – Deretan pilar gedung atau barisan penari Bali. Iring-iringan pawai dan pot bunga yang berjajar rapih. Bisa juga kayu penopang dermaga yang berdiri tegak membentuk koridor cantik di pinggir pantai. Dapat pula pagar rumah, kebun strawberry, alat tulis kantor, deretan lilin romantis di kafe, hingga shaf sholat berjamaah di masjid.

Ya, contoh tersebut merupakan sebagian kecil dari subjek paling menarik dan fotogenik dalam dunia fotografi: baris dan deret. Posisi berjajar itu mampu membentuk pola yang khas dan menghasilkan komposisi visual yang begitu menggoda. Baik makhluk hidup atau benda mati, deretan itu seperti membuat fantasi yang sangat imajinatif dengan sendirinya.

Lantas, bagaimana merekam komposisi ciamik itu terekam dengan maksimal?

  • Gunakan angle dari dari depan atau dari atas. sehingga membentuk barisan yang tertata apik. Yang patut diperhatikan, bagaimana jarak antar barisan tersebut? Apakah kosong ataukah ramai (ada elemen foto yang lain)? Kalau kosong, pastikan ada alasan yang kuat sehingga memotret dari sudut ini, supaya foto lebih dinamis.
  • Bila jarak antar deret kosong, dapat disiasati dengan angle serong serong samping naik ke atas. Kira-kira seperti posisi matahari pukul 8 pagi. Angle ini membuat jarak antar deret menjadi tertutup. Efeknya, gambar terasa lebih padat dan kuat. Fokus cerita juga lebih terkontrol dengan seksama.
  • Memotret di tengah, di antara deret dan baris. Bila deretan membentuk visual semacam koridor, bisa dieksplorasi lebih baik lagi. Buatlah seakan deretan tersebut membentuk lorong tiga dimensi. Indahnya Deret dan Baris di Depan Kamera
  • Memotret dari depan, namun angle sedikit serong sekitar 30 hingga 45 derajat ke kiri atau ke kanan. Sehingga komposisi yang dihasilkan juga lebih padat. Selain itu, fotografer bisa bermain bokeh dan membuat ‘titik tak terhingga’/infinity.
  • Tetap memperhatikan arah cahaya. Apakah cahaya dari samping, depan, atau belakang. Sebab, deretan lorong tersebut memantulkan cahaya yang membuat ilusi optik berbeda-beda. Kelebihannya, pantulan ini akan membuat reflektor alami yang membuat subjek foto lebih dinamis.
  • Selanjutnya tinggal berimpovisasi dan berkreatifitas saat eksekusi. Jangan lupa merencanakan hunting ke tempat yang menarik dan fotogenik. Karena foto sehebat apapun tidak bakal dihasilkan jika kamera hanya berdiam di kotak penyimpanan.