Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Seledri

Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Seledri Seledri telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu sebagai unsur pengobatan dan penyedap masakan. salman Tua telah menuliskannya sejak awal penanggalan modern. Linnaeus mendeskripsikannya pertama kali dalam edisi pertama Species Plantarum. Ia memasukkan seledri dalam suku Umbelliferae, yang sekarang dinamakan Apiaceae (suku adas-adasan).

Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Seledri

Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Seledri

Seledri adalah terna kecil, kurang dari 1m tingginya. Daun tersusun gemuk dengan tangkai pendek. Tangkai ini pada kultivar tertentu dapat sangat besar dan dijual sebagai sayuran terpisah dari emaknya. Batangnya biasanya sangat bantet. Pada kelompok budidaya tertentu membesar membentuk umbi, yang juga dapat dimakan. Bunganya tersusun majemuk berkarang. Buahnya kecil-kecil berwarna coklat gelap. Baca juga Manfaat Dan Kandungan Gizi Buah Mentimun

Seledri merupakan sumber vitamin A yang baik. Vitamin A dan beta karoten adalah antioksidan flavonoid alami yang dibutuhkan untuk menjaga selaput lendir sehat dan kulit, dan mata.
Seledri mengandung asam folat, riboflavin, niasin, dan vitamin C, yang sangat penting untuk metabolisme yang optimal.

Pada kesempatan kali ini, admin akan membagikan informasi dan artikel yang membahas tentang Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Seledri. Simak dan perhatikanlah dengan seksama.

  1. Daun dan biji-bijian mengandung banyak minyak atsiri yang penting mencakup terpen, limonene dan humulene. Namun aroma khas seledri ini disebabkan senyawa kimia yang dikenal sebagai phthalides (butylphthalid dan turunan sedanenolid dihidro-nya) di dalamnya.
  2. Seledri merupakan tanaman herbal yang sangat rendah kalori. Daun seledri hanya berisi 16 kalori per 100 g dan mengandung serat non larut , yang bila dikombinasikan dapat menurunkan berat dan kadar kolesterol dalam darah.
  3. Mencegah dan mengatasi obesitas.Seluruh nutrisi yang ada pada seledri mampu menekan rasa lapar sehingga membuat seseorang dapat mengendalikan nafsu makan yang berlebihan. Selain itu, seledri dapat menstabilkan bobot tubuh seseorang dan membuatnya tidak mudah gemuk dan terserang obesitas.
  4. Sumber yang kaya antioksidan flavonoid seperti zea xanthin, lutein, dan beta karoten, yang berfungsi sebagai pelindung tubuh, meningkatkan imunitas tubuh dan pencegahan kanker.
  5. Minyak atsiri yang diperoleh dari ekstraksi tanaman seledri telah digunakan sebagai obat untuk menenangkan kondisi gugup dan osteoarthritis. Selain itu bagian biji, dan akarnya memiliki sifat diuretik (membuang kelebihan air dari tubuh melalui urine), galactogogue (sekresi bantuan ASI), stimulan, dan sifat tonik. Seledri merupakan sumber vitamin A dan juga zat besi lainnya seperti zat besi, kalium, dan mineral.
  6. Banyak sayuran yang akan kehilangan vitaminnya setelah dimasak. Namun seledri berbeda. Kandungan vitamin seledri akan tetap utuh sebesar 80% walaupun telah dimasak.
  7. Menurunkan kadar kolesterol. Nutrisi pada daun seledri mampu memecah kolesterol agar tidak menyumbat aliran darah dan mampu pula menecegah penumpukan kolesterol berlebih pada tubuh.
  8. Seledri bermanfaat untuk para atlet, karena nutrisi seledri dapat mengganti cairan elektrolit tubuh yang hilang.
  9. Apabila Anda merasa gerah karena sinar matahari, Anda dapat mendinginkan tubuh dengan jus seledri.
  10. Seledri dapat mengurangi keinginan Anda untuk mengonsumsi makanan manis dan makanan yang dapat membuat berat badan tubuh Anda bertambah.
  11. Seledri dapat menurunkan tekanan darah dan menjaga agar ginjal Anda tetap berfungsi dengan baik.
  12. Seledri mencegah pembentukan batu di kantung empedu dan juga dapat menghindarkan Anda dari sembelit.
  13. Seledri juga baik untuk menghindarkan Anda dari kanker perut.
  14. Seledri akan menenangkan sistem saraf Anda dan juga dapat mengontrol tekanan darah tinggi.
  15. Akar seledri efektif untuk mengembalikan nafsu makan Anda yang hilang.

Manfaat lain Dari Seledri Buat Kesehatan

Kandungan bahan kimia alami yang terdapat pada seledri juga bisa membuat kantuk, bisa mengurangi gejala arhritis, menurunkan gula darah, menurnkan pembekuan darah dan juga menurunkan retensi cairan tubuh.

Selain daripada itu, seledri juga bisa dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa gel yang memiliki kandugngan 5% hingga 25% pada ekstrak seledri pada kulit bisa mengusir nyamuk sekitar 4,5 jam.

Meskipun mamiliki bentuk yang kecil, seledri ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sehingga tak ada salahnya untuk memasukan seledri kedalam menu sehat harian Anda.

Namun, konsumsi seledri juga tetap harus hati-hati karena seledri berpotensi menimbulkan alergi pada sejumlah orang yang peka. Penderita radang ka’al tidak dianjurkan mengonsumsinya.

Kandungan Gizi Pada Seledri

Kandungan utama pada seledri adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Ada juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 – 0,7%), serta senyawa golongan dari fenol. Kandungan lainnya apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin. Kandungan asam lemak utama dalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai daun mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol. Suatu enzim endonuklease yang disebut Cel1 juga diekstrak dari seledri dan dipakai dalam suatu teknik biologi molekular yang disebut Tilling.

Demikianlah postingan artikel mengenai Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Seledri. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda semakin memperbanyak mengkomsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang alami.